Sabtu, 04 Februari 2012

Nada Cinta.mp3 - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh

Nada Cinta.mp3 - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh: Nada Cinta.mp3

Selasa, 17 Januari 2012

GAMES

  1. download counter strike 1.6
  2. Games untuk Hp berformat jar/jad klik di sini

Senin, 16 Januari 2012

Sabtu, 29 Oktober 2011

Cara Menggosh untuk sumua komputer

Ghost-ghost-an Windows XP normal umumnya akan gagal dikloningkan pada komputer lain karena masalah hardware / driver, namun dengan metode ini kita bisa memecahkan masalah tersebut

Untuk membuat image ghost universal sebetulnya caranya sangat mudah, kita hanya butuh dua aplikasi utama yaitu SPAT (System Preparation Assisted Tool) dan Skydriver atau easy driver dari sky123.org

SPAT akan membuat Windows berkonfigurasi tertentu dan membuat skydriver atau Easydriver sebagai pendeteksi driver yang dibutuhkan dan menginstallnya otomatis saat pertama kali booting dari hasil ghost-ghost an (dan Windows induk pun terkena nasib yang sama, sehingga semua driver yang sudah diinstall akan dihapus dan dihilangkan otomatis oleh SPAT). Sehingga setelah ujicoba ini Windows pun saat di restart akan seperti ghost-ghost an, akan melakukan setup mini terhadap driver yang telah dihapus.


Langkahnya :

1.    Install (konfigurasikan) Windows XP anda sebaik mungkin dan selengkap mungkin seperti yang anda inginkan. Dan hapus file yang tidak berguna. Untuk aplikasi driver tidak masalah diinstall atau belum.


2.    Download dua aplikasi yang dimaksud. SPAT download di sini , dan Easydriver di sini . atau disini untuk windows 7 


 


3.    Ekstrak SPAT dimana saja boleh, tapi untuk Easydriver harus di C:\Sysprep, buat folder "Sysprep" pada C:\ atau rename saja folder ekstrakan easydrivernya dengan "Sysprep".

4.    Siapkan gambar background setup yang akan tampil pada saat image ghost pertama diboot dan sysprep melakukan installasi mini. Misal setup.jpg (bisa 800x600 atau 1024x768 24 bit format jpg). Taruh gambar itu pada folder C:\Sysprep (jika anda ingin mengganti gambar, jika tidak tidak masalah)

5.    Jalankan SPAT*.EXE. Kita menuju ke menu tab "General" dan pilihlah "select all". Klik pada "Background picture" dan pilih setup.jpg yang sudah disiapkan (C:\Sysprep\setup.jpg).

6.    Masuklah pada tab "Interface" dan pilihlah "Run before mini-setup" dan pastikan anda menambahkan C:\Sysprep\Easydrv.exe (setup….atau nama semisalnya dari Skydriver atau easydriver).

7.    Masuklah ke tab "Reseal" dan pilihlah/centang hal-hal yang anda sukai.

8.    Kembali ke tab "General" dan klik "sysprep".

9.    Sysprep akan bekerja 2 - 5 menit, biarkan hingga berhenti sendiri dan window nya hilang sendiri. Setelah selesai tunggu sekira 1 menit, lalu Shutdownlah Windows anda. Siapkan booting dari CD atau USB yang ada Norton Ghost atau aplikasi kloning lainnya (misal Hiren'sboot cd atau True image ).

10.    Pada saat itu posisi drive C:\ siap di kloning dan simpan hasilnya pada drive lain. Image ghost nya bisa dijadikan master windows semua pc dan laptop / netboot yang mendukung Windows.
 sekarang langkah selanjutnya yaitu membuat Image dengan Norton Ghost,


Jumat, 28 Oktober 2011

Advance Boot Option pada Windows XP

Secara default pada saat startup sistem operasi Windows XP akan melakukan proses booting  dimana semua driver dan service akan di-load dan dijalankan secara normal. Untuk kepentingan troubleshooting, Windows XP menyediakan menu Advance Boot Option (pilihan boot) yang dapat kita akses dengan menekan  tombol“F8” pada saat Windows akan melakukan booting.

Berikut ini adalah beberapa pilihan yang terdapat pada menu“Advance Boot Option Windows XP” yang dapat kita gunakan memulai melakukan troubleshooting pada kerusakan komputer atau ketika komputer tidak dapat melakukan booting secara normal.

Safe Mode
Dalam mode ini windows hanya me-load driver dan device utama yang dibutuhkan untuk menjalankan komputer. Device yang di-inisialisasi termasuk storage device, standar Video Graphics Adapter (VGA), mouse, keyboard dan beberapa driver serta service – service dasar yang diperlukan saja.

Kita bisa menggunakan Windows Safe Mode  ini misalnya untuk menghapus virus pada komputer, uninstall driver yang menyebabkan komputer bluescreen atau me-restore sistem komputer. Apabila diperlukan kita bisa menambahkan menu Safe Mode pada pilihan boot komputer.

Safe Mode With Networking
Sama seperti Windows Safe Mode dengan penambahan driver dan service untuk konektivitas jaringan

Safe Mode With Command Prompt
Sama seperti Safe Mode, tetapi dimulai dengan Command Prompt (cmd.exe) sebagai ganti Windows Explorer GUI. Umumnya digunakan ketika mode safe mode tidak berfungsi.

Enable Boot Logging
Menjalankan komputer secara normal disertai dengan mencatat driver yang di-load dan informasi inisialisasi ke sebuah file text untuk keperluan analisa.

Enable VGA Mode
Booting dengan menggunakan driver video dengan resolusi diset ke 640 x 480. Gunakan menu enable VGA Mode ini ketika monitor tidak men-support resolusi yang terdapat pada display adapter, yang  ditandai dengan munculnya pesan "frequency out of range" pada monitor.

Last Known Good Configuration
Komputer dijalankan dengan menggunakan konfigurasi / settingan yang sama dengan konfigurasi terakhir pada saat user berhasil logon. Fitur ini menggantikan konten dari CurrentControlSet registry key dengan sebuah backup copy yang terakhir kali digunakan untuk memulai OS dengan baik.

Gunakan  pilihan Last Known Good Configuration ini misalnya pada saat komputer tidak bisa melakukan booting. Apabila komputer tetap tidak bisa boting berarti backupcopynya juga telah korup.

Memperbaiki Komputer Sering Restart

Diantara beberapa masalah atau kerusakan yang sering terjadi pada sebuah komputer adalah kondisi dimana komputer sering restart sendiri. Kondisi komputer sering restart ini tentu saja sangat menjengkelkan terutama apabila kita sedang melakukan pekerjaan kemudian secara tiba-tiba komputer restart sendiri sedangkan kita belum sempat menyimpan dokumen atau menyelesaikan pekerjaan tersebut. Menurut pengalaman saya pribadi terdapat beberapa penyebab yang dapat mengakibatkan komputer sering restart sendiri, diantaranya adalah:

1. Komputer sering restart karena Processor kepanasan
Processor yang kepanasan (overheat) adalah salah satu penyebab utama komputer anda atau sering restart sendiri. Untuk mengecek terjadinya overheat pada Processor dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya:
  • Melihat kondisi temperatur pada menu Hardware Monitor di BIOS
  • Menggunakan program monitoring temperatur seperti misalnya CPUID Hardware Monitor
  • Mengecek secara manual yaitu dengan membuka casing CPU dan meraba sendiri temperatur pada bagian Pendingin (Cooler) Processor.
Penyebab utama dari Processor yang kepanasan ini juga terdapat beberapa hal:
  • Kondisi kipas angin (fan) yang terdapat pada pendingin Processor yang sudah tidak optimal (misalnya macet karena debu)
  • Menumpuknya debu pada sirip-sirip Pendingin Processor, ini adalah hal yang sering terjadi terutama apabila ruangan tempat penyimpanan komputer berdebu.
  • Sudah keringnya atau bahkan tidak adanya thermal paste yang merekatkan antara Processor dan Pendinginnya.
  • Kondisi ruangan tempat penyimpanan komputer yang memang panas.
Untuk mengatasi komputer sering restart karena Procesor kepanasan (overheat) ini kita bisa melakukan beberapa hal diantaranya:
  • Senantiasa membersihkan debu yang terdapat dalam Casing CPU dan Pendingin Processor. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan kuas cat yang bersih dan vacum cleaner kecil.
  • Menggunakan thermal paste sebagai penghubung yang merekatkan bagian Processor dan Pendingin. Untuk thermal paste yang sudah kering sebaiknya diganti.
  • Menyimpan komputer diruangan yang tidak terlalu panas (lebih baik ber-AC). Seandainya terpaksa harus menyimpan komputer di ruangan yang cukup panas, maka sebaiknya lengkapi casing CPU dengan kipas angin tambahan.
  • Menggunakan program monitoring temperatur seperti misalnya CPUID Hardware Monitor untuk mengetahui secara dini kondisi overheat pada Processor. Program ini dapat Anda download disini. Screenshootnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

    hardware monitor
2. Komputer sering restart karena Power Supply yang kekurangan daya
Penyebab kedua komputer sering restart adalah kurangnya daya atau sudah tidak optimalnya bagian Power Supply yang mensupply daya pada CPU. Hal ini bisa terjadi misalnya karena macetnya atau matinya Kipas angin (fan) yang terdapat pada power supply, sehingga terjadi overheat pada komponen Power Supply itu sendiri. Apabila anda merasa curiga dengan performa Power Supply yang terpasang sebaiknya ganti dulu bagian power Supply ini dengan Power Supply yang terbukti berfungsi baik. Untuk keperluan komputer sekarang, sebaiknya pakailah sebuah Power Supply dengan daya minimal 530 Watt.

3. Komputer sering restart karena VGA Card rusak
Komputer sering restart sendiri juga bisa terjadi karena rusaknya bagian VGA Card yang terpasang pada slot AGP atau PCI. Biasanya VGA Card yang rusak akan terasa cepat panas pada bagian pendinginnya, selain itu tampilan gambar pada layar monitorpun menjadi rusak. Untuk itu apabila komputer Anda sering restart ada baiknya juga untuk mengecek komponen tersebut.

4. Komputer sering restart karena Hardisk bad sector
Sebuah hardisk yang rusak atau bahkan terdapat bad sector didalamnya dapat menjadi penyebab komputer menjadi hang, muncul pesan bluescreen of deadth atau komputer ga bisa booting dan me-restart terus. Untuk mencegah keruksakan sekaligus memperbaiki hardisk tersebut kita bisa menjalankan program scandisk/checkdisk, men-defrag hardisk secara teratur dan pastikan selalu mematikan komputer dengan menekan tombol shutdown.


5. Komputer sering restart karena RAM rusak
RAM yang rusak juga bisa menyebabkan komputer sering restart, hal ini pernah saya alami beberapa waktu yang lalu. Saat itu komputer selalu restart ketika dinyalakan meskipun saya telah memastikan tidak ada masalah dengan hardware yang lain, komputer tetap tidak bisa booting dan selalu restart meskipun masuk ke windows safe mode. Saya kemudian mengganti RAM yang terpasang, dan akhirnya komputer bisa berjalan normal kembali.

Demikianlah tentang beberapa penyebab dan cara memperbaiki komputer sering restart, semoga bisa membantu. Oh ya, bagi temen-temen yang membutuhkan ebook panduan tentang perawatan dan perbaikan komputer, 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost